MENASIHATI PEMIMPIN DI SOSMED?


- Imam Ibnu Abi ‘Ashim (wafat 287 H) rahimahullahu dalam kitabnya As-Sunnah -salah satu kitab referensi Ahlussunnah Salafiyyin dalam aqidah- mencantumkan bab “Bagaimana rakyat menasihati pemimpin?” Kemudian beliau meriwayatkan hadits shahih no. 1096….dari ‘Iyadh bin Ghanmin radhiyallahu ‘anhu bahwa beliau berkata kepada Hisyam bin Hakim: Tidakkah engkau mendengar sabda Rasulullah ﷺ:
مَن أَرَادَ أن يَنْصَحَ لِذِي سُلْطَانٍ في أَمْرٍ فَلَا يُبْدِهِ عَلانِيَةً ولَكِن لِيَأْخُذْ بِيَدِهِ فَيَخْلُوَ بهِ فَإِنْ قَبِلَ مِنْهُ فَذَاكَ وإلَّا كَانَ قَدْ أدَّى الَّذِي عَلَيْهِ لَهُ
Barang siapa yang ingin menasihati pemimpinnya, maka jangan di hadapan umum, akan tetapi ambil tangannya dan berduaan dengannya. Jika diterima, maka itu yang diharapkan, tapi jika tidak diterima, maka telah gugur kewajiban. (HR. Ibnu Abi ‘Ashim dalam kitabnya As-Sunnah no. 1096 dan dishahihkan oleh Ahli Hadits Abad Ini, Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani)
- Sang oknum dalam tulisannya mengatakan tentang kewajiban rakyat (di antaranya): “Memberi nasihat dengan cara yang benar”.
- Apakah ada cara yang lebih benar atau yang lebih baik dari cara Rasulullah yang beliau ajarkan dalam hadits di atas?!
- Rasulullah ﷺ bersabda dalam khutbah hajah:
وَخَيْرَ الهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk (Nabi) Muhammad ﷺ. (HR. Muslim)
- Bukankah menyelisihi ajaran Rasulullah itu bisa mendatangkan adzab dan memperparah keadaan?!
- Allah berfirman:
فَلْيَحْذَرِ الَّذِيْنَ يُخَالِفُوْنَ عَنْ اَمْرِهٖٓ اَنْ تُصِيْبَهُمْ فِتْنَةٌ اَوْ يُصِيْبَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌ
Maka hendaklah orang-orang yang menyelisihi perintah Rasul-Nya takut akan mendapat fitnah/cobaan atau ditimpa azab yang pedih. (QS. An-Nûr: 63)
- Rasulullah ﷺ bersabda:
تَرَكْتُكُمْ عَلَى الْبَيْضَاءِ لَيْلهَا كَنَهَارِهَا لَا يَزِيْغُ عَنْهَا إِلَّا هَالِكٌ
Aku tinggalkan kalian di atas Islam yang putih bersih, malamnya seperti siangnya tidaklah yang menyimpang darinya, kecuali dia akan binasa. (HR. Abu Daud)
- Silahkan baca kitab-kitab masyayikh dakwah salafiyah tentang cara menasihati pemimpin, di antaranya:
- طريقة السلف في نصح السلاطين وذوي الشرف
(Metode Salaf dalam menasihati pemimpin)
Oleh: Syaikh Abdul Malik Ramadhani hafizhahullahu
- الإعلام في بيان منع الإنكار العلني على الحكام
(Penjelasan tentang larangan mengingkari pemimpin dengan terang-terangan)
Oleh: Syaikh DR. Ibrahim Ar-Ruhaili hafizhahullahu
- حكم إنكار المسلم منكر حاكم بلده في الملأ علانية بلسانه أو كتابته
(Hukum seorang muslim mengingkari kemungkaran pemimpin negerinya dengan cara terbuka dengan lisan atau tulisannya)
Oleh: Syaikh Abdul Qadir bin Muhammad bin Abdurrahman Al-Junaid hafizhahullahu
